Home Top Ad

Responsive Ads Here

Tubuh kita terdiri dari berbagai komponen yang maisng-masing memiliki fungsi berbeda. Salah satu komponen penting penyusun tubuh ...

Mengenal Jaringan Saraf dan Bagaimana Merawatnya





Tubuh kita terdiri dari berbagai komponen yang maisng-masing memiliki fungsi berbeda. Salah satu komponen penting penyusun tubuh tak hanya manusia tapi juga hewan adalah jaringan saraf. Jaringan saraf merupakan komponen jaringan paling utama yang ada dalam sistem saraf. Jaringan saraf ini memiliki fungsi yang penting dalam mengatur aktivitas serta fungsi organ tubuh kita. Jaringan saraf terdiri dari neuroglia yang membantu proses penghantaran impuls serta neuron yang memiliki tugas mengirimkan serta menerima impuls. Neuron atau yang kita kenal juga dengan sel-sel saraf memiliki akson. Apa itu akson? Akson merupakan bagian sel yang bentuknya panjang seperti batang. Akson ini memiliki tugas untuk mengirim sinyal potensial aksi. 

Sistem saraf ini membantu kita dalam melakukan berbagai kativitas mental, mengontrol kerja kelenjar dan otot-otot, serta masukan sensorik. Untuk lebih lengkapnya, berikut adalah beberapa bagian yang terdapat di sel saraf atau neuron:

       1.     Badan sel

Bagian yang pertama adalah badan sel yang memiliki fungsi untuk mengolah sel. Pada bagian badan sel ini terdapat inti sel saraf atau nukleus yang mengandung banyak materi genetik seperti DNA, kromosom serta berbagai macam protein. 

       2.     Dendrit

Selain badan sel, ada juga dendrit yang berfungsi menerima impuls yang dibawa oleh sel saraf lain serta mengangkutnya ke badan sel. 

       3.     Akson

Bagian ketiganya seperti yang telah kita sebutkan tadi, yaitu akson. Akson inilah yang nantinya meneruskan impuls dari badan sel ke sel saraf lainnya. 

       4.     Selubung mielin

Bagian selanjutnya yaitu selubung mielin yang memiliki fungis untuk mempercepat penghantaran impuls. Selain itu selubung mielin juga memiliki fungis lain yaitu memelihara akson. 

       5.     Sel schwann

Jika akson dipeliharan oleh selubung mielin, maka sel schwann ini merupakan sel yang membentuk bagian selibung mielin. 

       6.     Nadus ranvier

Bagian yang terakhir adalah nodus ranvier yang merupakan bagian dari  akson. Bagian ini tidak terdapat di selubung mielin.

Itu tadi beberapa bagian dari sel saraf atau neuron, sedangkan neuron sendiri dibagi menjadi beberapa jenis yaitu neuro sensorik, morik, dan juga penghubung. Masing-masing meuron ini memiliki fungsi yang berbeda. Jika neuron sensorik berfungi untuk mengantarkan impuls dari reseptor ke saraf pusat, maka neuron motorik ini fungsinya sebagai penghantar impuls dari saraf pusat ke efektor. Apa itu efektor? Efektor merupakan penggerak berupa otot. Sedangkan neuron penghubung memiliki fungsi dalam menghubungkan kedua neuron di atas. Reseptor merupakan penerima rangsangan berupa panca indera seperti mata, kulit, hidung, telinga, dan juga lidah. Jaringan saraf inilah yang membuat kita merasakan dingin, gatal, silau, suara, serta rasa lainnya.
           
Nah, sistem saraf serta jaringan saraf ini membutuhkan vitamin agar dapat berfungsi dengan baik. Salah satu produk vitamin yang bagus untuk sistem saraf serta metabolisme tubuh adalah Neurobion. Neurobion merupakan suplemen vitamin neuotropik yang beberapa kandungannya baik untuk meningkatkan metabolisme tubuh. Di dalam suplemen vitamin ini adalah vitamin B kompleks seperti vitamin B12, B6, dan juga B1. Jika anda mengalami gangguan sistem saraf, maka sebaiknya anda mengkonsumsi neurobion ini. Produk Neurobion ini banyak jenisnya dan amisng-masing produknya memiliki fungsi yang berbeda. 

Untuk lebih jelasnya, mari kita kenali produk Neurobionnya satu persatu. 


       1.     Neurobion putih

Varian yang pertama adalah Neurobion putih yang merupakan kombinasi antara vitamin B1, B6 , dan B12. Suplemen yang satu ini berfungsi untuk mencegah sekaligua mengatasi adanya gejala ringan neuropati yang biasanya muncul karena tubuh anda kekurangan vitamin neurotropik. Komposisi bahan dari Neurobian putih ini diantaranya adalah thiamine mononitrate atau vitamin B1 sebanyak 100mg per tabletnya, begitu juga denagn kanudngan B6. Sedangkan kandungan B12nya dalah 200mcg per tablet. 

       2.     Neurobion Forte

Jenis neurobion yang kedua adalah Neurobion forte yang merupakan suplemen kombinasi vitamin B1, B6, dan juga B12. Berbeda dengan Neurobion putih yang kapsulnya berwarna putih, Neurobion forte ini kapsulnya berwarna pink sehingga mudah dibedakan. Neurobion jenis ini memiliki khasiat yang bagus untuk membantu jaringan saraf agar terhindar dari  adanya kerusakan.

Jika terjadi kerusakan pada sistem saraf, tentu saja bagian tubuh lainnya akan terkena dampaknya. Untuk itu, menjaga kesehatan sistem saraf merupakan hal yang sangat penting. Untuk itu, konsumsi neurobion sesuai denagn dosis dokter untuk menjaga sistem saraf anda agar tetap bagus. Suplemen Neurobion ini dapat anda dapatkan di berbabagi tiko obat maupun apotek. Sebaiknya, untuk pemakaiannya anda meminta resep dokter agar dapat menggunakan takaran yang pas. Kandungan vitamin B pada kedua bentuk suplemen Neurobion ini berbeda di bagian B12nya. Jika neurobion putih per tabletnya mengandung 200mcg vitamin B12, maka pada neurobion forte jumlahnya 5000mcg.

0 comentários: