Home Top Ad

Responsive Ads Here

Jika mau dikategorikan, maka biaya provisi ini masuk dalam kategori biaya tambahan. Biaya provisi ini begitu melekat pada pinjaman sep...

4 Hal yang Wajib Anda Ketahui tentang Biaya Provisi dalam KTA



Jika mau dikategorikan, maka biaya provisi ini masuk dalam kategori biaya tambahan. Biaya provisi ini begitu melekat pada pinjaman seperti pinjaman tanpa agunan maupun KPR. Tentu saja KTA dan KPR itu berbeda sektornya. Untuk mengetahui lebih lanjut tentang biaya provisi, silakan Anda cermati 4 hal berikut ini biar tidak salah paham.

1. Definisi dari Biaya Provisi dalam Pinjaman

Secara umum, biaya provisi ini hanya dibebankan untuk para peminjam yang pengajuan formulirnya disetujui. Bisa dibilang, bahwa biaya provisi ini merupakan bahasa lain dari ungkapan terima kasih kita karena pinjaman sudah disetujui oleh pihak bank. Sedangkan bagi bank, biaya ini tidak lain sebagai komisi atas kerja keras mereka dalam melayani nasabah.
Mungkin orang bakal berpikir, bahwa orang yang kerja di bank itu kerjanya enak, dapat duit banyak, hidup makmur. Kalau ditukar pekerjaannya, belum tentu mereka bisa menjalankan tugas yang sama. Setiap hari, para pegawai bank melayani banyak nasabah. Rasanya tidak berlebihan andaikata kerja keras mereka dihadiahi dengan biaya provisi ini.

2. Bagaimana Karakteristik Biaya Provisi?

Dalam berabagai pinjaman yang variatif itu, sebetulnya biaya provisi hanya memiliki 2 karakteristik, yakni soal produk perbankan dan persentasenya. Sedangkan produk perbankan tersebut juga variatif. Dalam kasus ini, kita ambil saja pinjaman tanpa agunan sebagai pembahasan utama. Antara persentase dan produk perbankan punya hubungan yang erat.
Rata-rata, biaya provisinya mulai dari 1% sampai 3,5% dari pinjaman yang disetujui oleh bank. Setiap bank tentu memberikan kebijakan dan nilai yang berbeda. Selain itu, ada pula bank yang memakai perbandingan lebih besar atau lebih kecil, yakni hanya 2% saja. Memangnya, apa saja sih produk yang biasanya dikenai biaya provisi?
Selama ini hanya ada 3 yang cenderung dikenakan biaya provisi. Mulai dari KTA, KPR, dan KMG. Untuk KPR, persentasenya sekitar 1% dari total pinjaman. Sedangkan untuk KTA dan KMG, cenderung di antara 0,5% hingga 3,5%. Khusus untuk KTA adalah 0,5% hingga 1,5%. Sekali lagi, ini hanya perhitungan secara umum saja.

3. Bagaimana Waktu Pengenaan Biaya Provisi dan Cara Menghitungnya?

Sebagaimana yang disebutkan di atas, bahwa biaya provisi itu merupakan kata lain dari ucapan terima kasih karena pinjaman sudah disetujui. Maka, pembayaran biaya provisinya pun di awal-awal. Biasanya, biaya ini dipotong langsung dari total terhadap nilai kredit pertama Anda yang telah disetujui. Lantas, bagaimana cara menghitungnya?
Perhitungannya mudah saja. Kalikan saja persentasi biaya provisi yang telah disepakati dengan nilai total pinjaman tersebut. Kadang-kadang ketentuannya bisa juga berubah akibat perubahan kebijakan dari bank terkait. Tapi langsung biasanya nasabah langsung dihubungi kok. Pastinya biaya provisi yang ada pinjaman tanpa agunan itu tidak tinggi.

4. Adakah Ketentuan agar Bisa Gratis Biaya Provisi?

Tentu. Namun Anda harus memenuhi beberapa persyaratannya. Pertama, selalu ikuti berita dan perkembangan informasi produk yang Anda pilih lewat bank tersebut. Kedua, Anda telah memiliki pekerjaan tetap dan penghasilan tetap pula. Ketiga, telah memenuhi syarat umur tertentu, yakni melakukan peminjaman di usia antara 21 sampai 55 tahun.
Selama ini, sebagai referensi untuk KTA yang tidak ada biaya provisinya, kita ambil contoh Tunaiku dari Amar Bank. Kebijakannya berlaku untuk nasabah mana pun yang pengajuan atas pinjaman tanpa agunan tersebut sudah disetujui. Kabar baiknya, selain angsuran pokok dengan tambahan bunga, hanya ada biaya tambahan saja 100 ribu Rupiah kalau terlambat.

0 comentários: